Kamumemiliki kesempatan untuk memiliki hari yang indah dengan pasangan, jadi tidak perlu khawatir, semua masalahmu akan terpecahkan untuk saat ini dan kamu tidak perlu membiarkan hal negatif apa pun di antara kamu. Sebaliknya, jika kamu lajang, percayalah pada bintang-bintang hari ini. Mereka akan membimbingmu menuju cinta dalam hidupmu.
SRIPOKUCOM - Artikel ini menyajikan daftar harga emas hari ini di Palembang, Jumat 5 Agustus 2022. Daftar harga emas hari ini di Palembang mulai dari 0.5 gram hingga 1000 gram.. Daftar harga emas hari ini di Palembang kami sajikan lengkap, ada dua pilihan harga yakni harga NPWP dan harga non NPWP. Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Palembang, Kamis 4
SRIPOKUCOM - Artikel ini menyajikan daftar harga emas hari ini di Palembang, Sabtu 6 Agustus 2022. Daftar harga emas hari ini di Palembang mulai dari 0.5 gram hingga 1000 gram.. Daftar harga emas hari ini di Palembang kami sajikan lengkap, ada dua pilihan harga yakni harga NPWP dan harga non NPWP. Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Palembang, Jumat 5
Bacajuga: Harga Emas Hari Ini di Palembang, Jumat 5 Agustus 2022, Harga Emas 1 Gram Naik Rp 15.000. Harga Emas Hari Ini di Palembang, Sabtu 6 Agustus 2022. Pada hari ini, ada penurunan harga dimulai dari emas 0.5 gram turun dari angka Rp. 551,471 ke Rp. 546,950. Sedangkan untuk emas 1 gram juga sama turun dari angka Rp. 1,002,491 ke Rp.
Lifestyle Tarot Hari Ini: Hati-hati, Banyak yang Manipulatif! Asnida Riani. 24 Jul 2017, 15:28 WIB Diperbarui 24 Jul 2017, 15:28 WIB Diperbarui 24 Jul 2017, 15:28 WIB
Harianjogjacom, KULONPROGO--Pengendara yang melintas di Jalan Jogja–Wates Km. 26, tepatnya di simpang tiga Ksatrian, Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, perlu berhati-hati.Lokasi ini menjadi titik baru yang rawan kecelakaan lalu lintas di Kulonprogo.. Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto mengatakan
Camilanuntuk Kendalikan Gula Darah Tinggi, Baik Bagi Diabetes. Konsumsi Dua Cangkir Kopi Cegah Hipertensi. Apa yang membuat kolesterol tinggi lebih memprihatinkan adalah kenyataan bahwa paling sering, kolesterol tinggi tidak muncul dengan sendirinya melalui gejala atau penampilan fisik seseorang, oleh karena itu disebut juga sebagai 'pembunuh
JADWALPiala AFF U-16 2022 hari ini, Sabtu (6/8/2022) akan diulas dalam artikel ini. Dua tim bersaing ketat di Grup A Piala AFF U-16 2022 demi menjaga asa lolos ke semifinal Piala AFF U-16 2022. Kedua tim yang dimaksud adalah Timnas Indonesia U-16 dan Timnas Vietnam U-16. Di atas kertas keduanya masih bisa lolos ke semfinal dengan status juara grup
Jokowimengatakan hal itu tentunya akan berakibat pada harga pangan di Indonesia, seperti roti dan mie. Pasalnya, Indonesia hingga saat ini masih bergantung pada produksi gandum dari dua negara tersebut. "Ini hati-hati yang suka makan roti yang suka makan mi. Bisa harganya naik. Karena ada perang di Ukraina.
SearchResults for: dua hati. Lirik & Chord Lagu Permata Hatiku – Sammy Simorangkir. October 5, 2011 By Admin 26 Comments. DENGAN SEG’NAP HATI DAN JIWAKU BELUM PERNAH ADA KASIH DI DUNIA SANGGUP MENERIMA DIRIKU APA ADANYA SELAIN KASIH-MU YESUS [Read more] Share this:
MenurutBuya Yahya, tidaklah sia-sia doa maupun hajat yang diminta tepat di waktu ini pada hari Jumat. Pada dasarnya, doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya Namun, tahukah bila ada waktu terbaik dan istimewa untuk memanjatkan doa di hari Jumat
SURYAMALANGCOM - Simak jadwal bola hari ini Rabu 20 Juli 2022 yang disiarkan langsung di stasiun TV maupun via live streaming.. Pada jadwal bola hari ini terdapat pertandingan di luar dan dalam negeri yang akan berlangsung hari ini Rabu, (20/7/2022).. Seperti Liga Premier Inggris, LaLiga Spanyol, Bundesliga Jerman, Liga Champions hingga UEFA
AKURATCO, Dua tokoh yang cukup vokal di dunia perpolitikan Indonesia ini BREAKING NEWS: Sebelum Putuskan Menikahi Maudy Ayunda, Jesse
HariKiamat (Ilustrasi) IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah dibawah naunganNya (pada hari kiamat) yang ketika tidak ada naungan kecuali naunganNya. Yaitu; Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang
Bisniscom, JAKARTA - Batas waktu pendaftaran penyelenggara sistem elektronik lingkup privat bakal berakhir hari ini, 27 Juli 2022 pukul 23.59 WIB.PSE yang belum mendaftar diharapkan untuk segera mendaftarkan platformnya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan
Gr7vXw. Selamat BerbahagiaDi hari ini ada dua hatiDipertautkan dalam kasih TuhanDi hari ini dua cincin yang diberkatiMenyatukan kasih yang sempurna Kasih itu panjang sabarDan tiada berkesudahanKasih itu murah hatiSetia dan rela berkorbanSelamat berbahagia kami ucapkan Share
Ilustrasi hadist tentang hati. Foto yang bersih adalah yang terbebas dari segala penyakit hati. Hati yang bersih dapat membuat amal ibadah yang dikerjakan dapat diterima oleh Allah yang bersih juga akan membawa manusia kepada ketenangan hidup dan kekhusyukan dalam beribadah. Sebaliknya, hati yang kotor cenderung membawa manusia untuk berbuat maksiat. Dikutip dari buku Menjaga Hati oleh Ali Ad-Dihami, menurut Syekhul Islam Ibnu Taimiyah, seseorang dengan hati yang bersih dapat membedakan antara hal baik dan buruk. Jika seseorang tidak mengetahui hal tersebut, berarti hatinya belum bersih dan belum sesuai dengan Alquran Surat Al-Hajj ayat 46, Allah SWT berfirmanاَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَتَكُوْنَ لَهُمْ قُلُوْبٌ يَّعْقِلُوْنَ بِهَآ اَوْ اٰذَانٌ يَّسْمَعُوْنَ بِهَاۚ فَاِنَّهَا لَا تَعْمَى الْاَبْصَارُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِArtinya Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati akal mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam tentang HatiIlustrasi hadist tentang hati. Foto yang bersih juga akan memberi dampak baik bagi seluruh anggota tubuhnya. Sebaliknya, jika hati telah rusak, tentu rusak pula seluruh anggota tubuhnya. Sebagaimana disampaikan dalam hadist tentang hati yang dikutip dari buku Perigi Hati oleh Faisal, Rasulullah SAW bersabda“Ketahuilah sesungguhnya di dalam tubuh ini ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluurh anggota tubuh dan jika rusak, maka rusaklah seluruh anggota tubuh. Ketahuila ia adalah hati.” HR. Al-BukhariHati mempunyai peranan yang sangat vital dalam diri seseorang. Ia menjadi sentral bagi anggota tubuh lainnya, sehingga keberadaanya dapat menentukan baik buruk dan hitam putihnya seluruh dari sumber yang sama, dalam Alquran Surat Asy-Syuara ayat 88-89, Allah SWT berfirmanيَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍArtinya Yaitu pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang ini ditafsirkan oleh Imam Asy-Syakani bahwa harta dan kerabat tidak bisa memberikan manfaat kepada seseorang di hari kiamat. Yang bisa memberikan manfaat kepadanya hanyalah hati yang selamat. Hati yang selamat adalah hati yang bersih dan sehat yang dimiliki oleh seorang Muslim bagaimana karakteristik hati yang harus dimiliki oleh seorang Muslim? Karakteristik Hati yang Harus Dimiliki Setiap MuslimIlustrasi hadist tentang hati. Foto pernah menyebutkan karakteristik hati yang bersih. Dikutip dari buku Menjaga Hati oleh Ali Ad-Dihami, dalam hadist Ibnu Majah, Abdullah bin Amr mengatakan Rasulullah pernah ditanya bagaimana ciri-ciri manusia yang paling utama?Rasulullah SAW bersabda “Setiap orang yang hatinya terpuji dan bicaranya benar”. Kemudian mereka berkata Orang yang benar ucapannya telah kami pahami maksudnya. Lantas apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya?’ Rasulullah menjawab “Dia lah orang yang bertakwa, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad.’ HR. Ibnu Majah dan Ath-ThabaraniDari hadist tersebut dapat diketahui bahwa orang yang mulia adalah yang terbebas dari penyakit hati seperti syirik, dendam dan kikir. Hati merupakan bagian tubuh manusia yang paling rawan terkena fitnah syubhat dan syahwat sehingga mudah syubhat adalah penyakit hati yang disertai oleh prasangka-prasangka buruk. Sedangkan penyakit syahwat adalah penyakit hati yang disenangi oleh hawa sudah selayaknya sebagai makhluk yang lemah, seorang Muslim selalu memohon kepada Allah sang penguasa hati. Agar selalu mendapat bimbingan untuk melakukan hal-hal yang baik dan ketaatan yang ditetapkan oleh Allah SWT.
JAKARTA - Nabi Shallallahu alaihi wa sallam telah mengabarkan kepada umatnya bahwa hati seorang hamba terletak di antara jari jemari Allah. Jika Allah menghendaki sesat, maka ia akan sesat, dan jika Allah menghendaki ia lurus, maka ia pun akan lurus. Dikutip dari buku Istiqamah Konsekuen dan Konsisten Menetapi Jalan Ketaatan karya Ustadz Yazid, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ "Wahai Ummu Salamah! Tidaklah ada seorang anak adam melainkan hatinya terletak di antara dua jari dari jari-jemari Allah, siapa yang Dia kehendaki lurus, maka Dia akan meluruskannya, dan siapa yang dia kehendaki akan menyimpang, maka dia akan menyimpangkannya", hadits riwayat At-Tirmidzi. Seorang Muslim tidak mengetahui apa yang akan terjadi nanti. Ia tidak mengetahui apakah besok dia masih tetap setia berada di jalan yang lurus atau tidak. Untuk itu seorang Muslim dituntut untuk selalu memohon hidayah agar ditetapkan dalam agama ini, dan diberikan akhir kehidupan yang baik. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sering mengucapkan, يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ "Ya Allah, Yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu". Anas melanjutkan, "Wahai Rasulullah! Kami telah beriman kepadamu dan kepada apa ajaran yang engkau bawa. Masihkah ada yang membuatmu khawatir atas kami?" Maka Rasulullah menjawab, نَعَمْ، إِنَّ الْقُلُوْبَ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ للّٰهِ يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ. "Benar ada yang aku khawatirkan kepada kalian, sesungguhnya hati-hati itu berada di antara dua jari dari jari-jemari Allah, dimana Dia membolak-balikkan hati itu sekehendak-Nya" hadits riwayat At-Tirmidzi dan lainnya. Seorang insan tidak bisa istiqamah melainkan dengan hidayah dari Allah. Dua perkara ini sangat berkaitan erat dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Untuk itu seorang Muslim jika ia ingin tetap berada di atas hidayah sampai wafatnya, maka ia wajib berpegang teguh dengan Alquran dan Assunnah menurut pemahaman salafus shalih. la wajib melaksanakan ketaatan-ketaatan kepada Allah, menjauhkan larangan-larangan-Nya, ia juga wajib melaksanakan Tauhid dan menjauhkan syirik, melaksanakan Sunnah dan menjauhkan bidah, serta senantiasa berdoa kepada Allah agar ditetapkan di atas hidayah Sunnah dan diwafatkan di atas Sunnah. Apabila seseorang istiqamah dalam melaksanakan Sunnah sesuai dengan petunjuk syariat, maka Allah akan menambah petunjuk kepadanya. Allah Ta'ala berfirman, وَٱلَّذِينَ ٱهْتَدَوْا۟ زَادَهُمْ هُدًى وَءَاتَىٰهُمْ تَقْوَىٰهُمْ "Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerah ketakwaan mereka", Alquran surah Muhammad ayat 17.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tahukah kau, sesungguhnya... ada dua hati yang patah di ruangan ini?Hari 1Perlahan aku duduk di sisinya, sementara dia tak bergeming. Hanya memandang kosong pada ombak yang bergelung ke pantai, buih putih keruh menyapu ujung – ujung kakinya yang termanikur merah rapi sebelum kembali terseret ke laut begitu, memandangi ombak sampai langit merah menjadi hitam. Angin malam mulai tajam menusuk paru paruku yang rapuh berkarat, dan nyamuk mulai berpesta menggigit betisnya yang putih basah dan aku tahu, dia akan terus diam. Tak beranjak, tak bicara, hampir tak mengedip, bahkan dari jauh seperti tak bernapas. Seperti saat aku melihatnya dari balik kaca rumahku, beberapa jam yang lagi dia... pikirku saat itu. Perempuan itu termenung di pasir seperti onggokan rumput laut yang mati, kusut masai dan jujur setengah hatiku ingin ombak besar menggulung tubuh mungilnya pergi, jadi aku tak perlu terbebani untuk perduli. Boleh saja kalau mau berkomentar aku ini tak punya hati, tapi kurasa laki laki paling sabar pun akan naik pitam bila hal ini terjadi berulang begitulah... Setiap tahunnya aku selalu menemukannya duduk diatas karang tak perduli hujan ataupun air pasang, dalam kurun waktu 6 tahun ini, dari saat pertama aku menempati rumah pinggir pantai ini, yang kubeli karena kuingin menyepi. Ironisnya yang kudapatkan bukan pencerahan atau menghasilkan karya spektakuler dari otakku yang buntu ini aku malah sibuk mengurusi dia, si peri patah Kay, mungkin kependekan dari Katherine, atau Katerina. Aku bahkan tidak yakin bagaimana menulisnya, bisa Kay, Key atau hanya K? Entahlah, hanya itu yang dia sebut dulu saat pertama kali terdampar di pantai depan rumahku. Tubuhnya mungil dan ringan, sehingga mudah saja aku membopongnya saat malam jadi terlalu gelap dan aku sudah tidak tahan dengan diamnya yang begitu membatu. Seperti sekarang, dengan tulangku yang mulai menua ternyata masih mudah saja aku mengangkat tubuhnya, dan juga seperti dulu, dia tidak pernah berontak atau pun menolak. Sepertinya memang itu yang dia harapkan, aku tak terlalu perduli, yang penting aku tak mau menghabiskan malamku dengan masuk angin.“Siapa dia kali ini?” tanyaku dari dapur dengan suara keras sembari menyeduh dua cangkir coklat hangat yang kusiapkan beserta semangkuk penuh marshmallow yang aku tahu akan tandas olehnya. Bibirnya sedikit membiru, campuran masuk angin dan kedinginan berat jadi aku ragu apakah dia mampu menjawab pertanyaanku. Sama seperti aku, semestinya Kay pun mulai menua walau aku tak pernah bisa menebak berapa usianya. Mungkin sekitar awal 30an, tapi itu tebakanku 6 tahun yang lalu. Ternyata 6 patah hati tidak meluruhkan binar masih sama, dengan rambut ikal sepunggung, tulang pipi tinggi, sedikit kerutan di ujung tarikan senyumnya dan kerlingan cahaya di mata sipitnya. Sementara rambutku mulai memutih, dan kulitku mulai sedikit kendor. Di perutku mulai muncul lipatan daging yang bahkan 100 sit up setiap pagi tak mampu meratakannya. Ada cahaya yang begitu menghanyutkan di mata Kay, seperti menyimpan misteri, pandangan mata yang walau menuju ke arahmu namun sewaktu – waktu seperti melantur ke negeri jauh. Mungkin cahaya itu yang membuatnya selalu tampak muda, seperti waktu terkunci abadi, melewati perempuan ini namun tak menggerusnya. Mungkin dia lelembut pantai, atau peri yang datang mengganggu anak Adam yang banyak berdosa seperti apa Peri bisa patah hati?Karena Kay hanya datang bila patah hati, untuk yang satu ini aku yakin dia tidak menipuku. Dia akan tetap diam, bergelung di sofa ruang tamuku dan bersembunyi dibalik bantalan sofa raksasa hampir sebesar tubuhnya. Mencelupkan marshmallow ke coklat panasnya sampai tandas pun tetap membisu, sementara biasanya aku akan mulai bermonolog sambil duduk disampingnya tentang “how to heal a broken heart” atau topik garing apa pun yang mampir ke otakku hanya karena tak tahan dengan tinggal menunggu... karena sesudah coklatnya habis maka habis pula diamnya. Kay akan menaruh cangkirnya dan perlahan berbalik memelukku, menyandarkan kepalanya di dadaku dan mulai bercerita tentang patah hatinya. Maka aku akan tahu seperti apa lelaki itu, kisah bahagia mereka tanpa pernah tahu mengapa kisah cinta mereka berakhir. Cerita Kay tak pernah sepanjang itu, selalu menggantung. Lalu sebelum usai berkisah dia akan menatapku, berharap aku mampu menebak akhir kisah tragisnya. Aku tak pernah tahu, maka aku itu dadaku akan basah oleh air matanya, yang tak berhenti sampai dia tertidur kelelahan. Sementara aku hanya bisu, membiarkan dadaku hangat oleh tangis dan tubuhnya, menahan gejolak laki-lakiku untuk lebih jauh merengkuhnya. Lalu tubuhku akan kaku, membiarkannya tertidur di dadaku, sebelum kurebahkan tubuh mungilnya di sofa. Diantara tumpukan bantal besar itu dia terlihat begitu rapuh, tanpa kerlingan sinar matanya kini aku mampu melihat kerutan samar wajahnya yang menua. Lalu aku akan masuk ke kamarku yang dingin, menunggu pagi memikirkan Kay yang patah hati, jepretan gambar lelaki dalam kisah cintanya, otakku yang berkarat dan buntu, bahuku yang letih dan mengapa wangi rambut Kay selalu membuat dadaku 2Seseorang menarik korden dengan keras, menimbulkan suara yang memekakkan telinga, penuh dengan kesengajaan. Kubenamkan kepalaku dibalik tumpukan bantal, berusaha meredam ngilunya suara decitan dan cahaya pagi yang menyeruak tangan mungil Kay menyentakkan bantal bantal disekelilingku, tak mengindahkan gerutu maupun protesku. Dibuangnya semua bantal dan selimut ke lantai, hingga akhirnya aku menyerah kalah dan bangkit mengikutinya menuju ke dapur, dimana bau scrambled egg dan sosis menguar keseluruh sudut kopi panas yang disodorkannya sembari duduk bersandar pada bar, berusaha membuka mata dan mengumpulkan kesadaran yang sepertinya tercerai berai diamuk perasaanku yang tak tentu yang selalu terjadi setiap kali wanita ini datang, aku akan menghabiskan malamku dengan jantung berdebar yang membuat hatiku ngilu. Maka mataku akan nyalang, sementara otakku memutar setiap episode patah hati Kay, sungguh sebenarnya aku mendendam padanya. Cerita pilu Kay, tangisannya dan kemunculannya yang tiba – tiba selalu menguras energiku, membuat otakku buntu bahkan untuk berbulan – bulan setelah dia belum sempat aku menuntaskan sungutan dalam hatiku, menyalahkannya atas semua kemalangan hidupku, tiba – tiba aku tersadar. Kay sedang berdiri menatapku, berdiri dengan cangkir kopi yang diatupkan di kedua tangannya, kepalanya meneleng ke kiri, matanya berkerling nakal, dan bibirnya mengulum senyum, seperti berusaha menahan tawa. Mata sipit dan senyumnya yang hangat begitu kontras dengan dapur abu – abu putihku yang dingin dan beku seperti moodku pagi ini. Tubuhnya yang mungil berbalut kaos belelku yang menggantung sampai ke lutut, yang tentunya diambilnya dari lemariku tanpa ijin. Lemari yang dibukanya saat menyelinap ke kamar tidurku saat ku pulas, kemungkinan besar dengan air liur yang membasahi bantalku. Pikiran itu membuatku gusar.“Apa yang lucu?” hardikku tajam. Semakin gusar karena Kay seperti tidak terpengaruh oleh hardikanku. Dengan santai dia melenggang mendekatiku, dengan ekspresi wajah menahan geli. Aku masih bersungut gusar, namun tak bisa lepas mengikuti geraknya. Dengan santai dia berdiri dekat lututku, menaruh kopinya perlahan, lalu mengambil cangkir kopi dari tanganku dan menaruhnya kedua cangkir itu berdampingan. Gerakan yang begitu santai dan biasa, namun menyihirku sehingga aku bahkan lupa akan terhenti sejenak saat dia merapatkan wajah mungilnya sangat dekat pada wajahku. Dikatupkan tangannya pada kedua belah pipiku, memaksaku untuk menatap mata sipitnya yang menyelidik.“Kamu terlihat patah hati...” gumamnya setelah beberapa saat hanya diam memandangiku.“Huh?” aku gelagapan mendengar pertanyaannya yang tak terduga.“Kamu...” ulangnya lagi, “sedang patah hati?”Aku yang tadinya gelagapan dipegangi wajahnya begitu dekat menjadi jengkel tak ketulungan. Kecil – kecil tapi begitu mengganggu perempuan yang satu ini. Dengan gusar kujauhkan wajahku dari katupan tangannya dan buru – buru meraih cangkir kopiku, meneguknya dengan gerakan ekstra pelan, agar terhindar dari tatapan matanya yang seperti ingin ini diam menunggu kopiku habis, sementara dadaku berdegup dan otakku semakin lamban berpikir. Selalu begini. Setiap berada didekatnya aku merasa seperti invalid, lumpuh fisik maupun mental, dan aku benci itu.“Atau kamu memikirkan patah hatiku?” gumamnya lirih, entah bertanya atau hanya bicara pada dirinya hanya diam tak menjawab. Senjata ampuh untuk mengakhiri percakapan dengannya adalah diam dan mengambil surat kabarku, lalu membentangkannya dengan lebar di depanku, sehingga aku tak perlu lagi melihat wajah mungil menjengkelkannya terus berpura – pura membaca, bahkan saat aku menangkap gumaman lirihnya yang mengejutkan.“Bram sayang... Aku mencintaimu.”Aku berhenti membaca. Tetap beku dengan surat kabar membentang menghalangi kami. Sekuat hati aku menahan keinginanku untuk melihat wajahnya, namun aku tahu kata – kata Kay tadi tak lebih dari khayalanku semata. Hmmm... aku mulai semakin gila, pikirku jengkel. Kehilangan tidur, cerita pilunya, amarah terpendamku yang membakar sudah melesatkan level sintingku dari “medium to advance madness” pikirku tahu untuk dapat kembali berpikir waras aku harus menjauhinya, maka aku tetap diam. Hanya perlahan bangkit dan menepuk pundaknya lembut sebelum berjalan kembali masuk ke kamarku, menguncinya agar dia tak bisa mengganggu semua korden kamar, membuatnya menjadi gelap seperti malam. Ah... begini lebih baik, desahku lega. Tanpa pengakuan halusinasi Kay, curahan patah hatinya, kerling sipitnya yang menyudutkan, kopi panasnya yang memabukkan, dan wangi rambutnya yang membuat dadaku sesak. Aku tak akan keluar kamar sebelum dia pergi, putusku sambil tak lupa menelan beberapa butir pil tidur lalu bersembunyi dibalik bantal dan selimut ke -5Perlahan aku membuka pintu kamarku. Hanya ada putih yang begitu menyilaukan, juga deburan ombak yang buih putihnya memercik dari balik kaca besar ruang tamuku. Sofa abu – abu dengan bantalan putih yang sudutnya rapi tak bercela. Bau karbol menyengat hidungku, tajam namun memberikan kesan yang familiar namun sudah pergi. Ruangan ini kembali anehnya... dengan gusar aku menyadari sesuatu. Masih ada hati yang patah di ruangan ini. Tapi hati siapa?Kay’s Diary Bram masih belum mampu mengingatku. Bahkan saat aku bercerita tentang kenangan – kenangan kami dahulu, tak ada reaksi apa pun yang menunjukkan bahwa dia pernah ada dalam situasi yang sama. Namun aku yakin hatinya tahu, bahwa dia mencintaiku. Siapa pun aku, betapa pun asingnya keberadaanku di dekatnya. Aku yakin itu...Dia mengurung diri di kamar begitu lama, kembali memaksaku untuk menjauhi lingkaran nyaman semunya. Namun aku akan menunggu, dengan patah hatinya yang juga patah itu mengenaliku. Jangan khawatir Bram, aku mencintaimu, wife - Kayna Lihat Cerpen Selengkapnya
di hari ini ada dua hati